Inilah, 7 Manfaat Daun Saga Sebagai Tanaman Herbal yang Baik Bagi Kesehatan

Inilah, 7 Manfaat Daun Saga Sebagai Tanaman Herbal yang Baik Bagi Kesehatan

Tanpa kita sadari, ada berbagai tanaman herbal yang tumbuh liar di sekitar kita. Daun Saga misalnya. Bentuknya hampir mirip dengan daun kelor atau meniran. Dan di Indonesia sendiri, daun saga biasanya dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk menyembuhkan batuk dan sariawan. Tanaman yang memiliki nama latin Abrus Precatorius ini dapat dengan mudah ditemui didaerah-daerah beriklim tropis seperti halnya Indonesia.

Sekalipun demikian, jangan sekali-kali memanfaatkan bijinya tanpa proses detoksifikasi terlebih dahulu. Hal ini karena biji daun saga terkenal sangat beracun. Yap, biji daun saga yang sering disebut dengan istilah biji rosario ini memiliki kandungan abrin, yang merupakan salah satu zat yang sangat beracun. Seseorang yang keracunan zat abrin biasanya akan mengalami beberapa gejala seperti; sesak nafas, mual, muntah, hingga diare. Bahkan dalam beberapa kasus yang cukup parah, keracunan zat abrin dapat menyebabkan anuria (sulit untuk buang air kecil) hingga penyakit jantung.

Manfaat Daun Saga

Khasiat Daun Saga

Nah, kembali ke daun saga. Selain dipercaya cukup ampuh untuk menyembuhkan batuk dan sariawan. Tanaman liar yang satu ini pun ternyata dipercaya memiliki beragam manfaat lain bagi kesehatan manusia. Beberapa manfaat tersebut antara lain adalah:

1. Sebagai antioksidan

Senyawa flavonoid yang terdapat didalam daun saga dipercaya ampuh untuk menangkal radikal bebas. Yap, senyawa ini bermanfaat sebagai antioksidan yang dapat membantu tubuh melawan infeksi virus, reaksi alergi serta peradangan. Senyawa flavonoid sendiri sebetulnya dimiliki oleh tanaman hijau untuk membentengi dirinya dari ancaman lingkungan seperti hanya mikroba. Maka tak heran jika senyawa inipun dapat berfungsi sebagai antioksidan saat dikonsumsi oleh manusia.

2. Memperkuat daya tahan tubuh

Daun saga juga dikenal memiliki sifat antimikroba. Hal ini karena adanya kandungan senyawa saponin didalam daun saga. Senyawa saponin sendiri tak hanya mampu melindungi tubuh dari serangan patogen penyebab penyakit seperti bakteri, virus, dan jamur. Namun disaat bersamaan, senyawa saponin juga bermanfaat untuk merangsang pembentukan Sel-T.

3. Menurunkan resiko kanker

Tahukah kamu, kalau kandungan luteolin dan saponin yang ada didalam daun saga ternyata juga memiliki sifat anti kanker? Yap, senyawa ini tak hanya mampu mencegah pertumbuhan sel kanker, namun mampu memerangi bahkan menghancurkan sel leukemia didalah tubuh penderitanya.

4. Sebagai anti-aging

Senyawa tannin yang ada didalam daun saga juga dipercaya mampu melindungi kulit dari radikal bebas dan mencegah terjadinya penuaan dini.

5. Mencegah kerusakan organ hati

Daun saga juga mengandung senyawa isoorientin yang bermanfaat menjaga kesehatan organ hati. Senyawa ini mampu meningkatkan level Reactive Oxygen Species (ROS) intraseluler yang dapat menghambat proliferasi sel hepatom.

6. Menjaga Kesehatan Jantung

Tahukah kamu, kalau senyawa saponin yang ada didalam daun saga juga memiliki kemampuan untuk mengontrol kadar kolesterol dan lemak tubuh? Kemampuan inilah yang secara tidak langsung turut menjaga kesehatan organ jantung kita. Yap, karena seperti yang telah sama-sama ita ketahui, kadar kolesterol yang tinggi merupakan musuh utama jantung kita, yang juga merupakan penyebab utama berbagai masalah kesehatan serius lain seperti stroke dan hipertensi.

7. Mengatasi batuk dan sariawan

Kebanyakan kita pasti sudah mengetahui manfaat yang satu ini. Namun atas dasar apa sebetulnya daun saga digunakan untuk mengatasi batuk dan sariawan? Ini jawabannya! Sejak dulu, daun saga memang dikenal memiliki sifat antitusif yang bermanfaat untuk mengatasi keluhan tenggorokan, seperti halnya batuk dan radang tenggorokan. Sementara disisi lain, daun saga juga mengandung abrus lactone, asam abrusgenat, dan turunan metil yang mampu mengatasi gejala sariawan jika digunakan sebagai obat kumur.

Namun lagi-lagi, buat kamu yang ingin memanfaatkan tanaman saga sebagai obat herbal atau tradisional. Kamu amat dianjurkan untuk mempergunakan ekstrak yang sudah di proses atau sudah melalui tahapan detoksifikasi terlebih dahulu. Hal ini untuk menghindari efek toksik yang terdapat dalam tanaman ini.

 

Leave a reply:

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Site Footer