Obati Segera Penyakit-Penyakit Penyebab Nyeri Haid Ini!

Kalender Menstruasi dan Kehamilan

Wanita yang subur biasanya memiliki siklus menstruasi yang normal, yaitu terjadi setiap 21 hingga 35 hari sekali, dengan periode yang juga normal, yaitu selama 3 hingga 7 hari. Kehadiran aplikasi pencatat menstruasi seperti halnya kalender menstruasi dan kehamilan akan sangat membantu, supaya siklus yang berubah-ubah tersebut tak lagi membuat Anda bingung dalam memprediksi kapan haid berikutnya akan terjadi. Dukungan fitur aplikasi tersebut membuat Anda bisa dengan mudah mengenali apakah siklus menstruasi yang Anda alami normal atau tidak.

Tak hanya siklus dan periode menstruasi saja yang perlu Anda perhatikan, namun gejala yang menyertai menstruasi juga perlu Anda amati, apakah gejala tersebut memberikan tanda bahwa organ kewanitaan Anda masih sehat, ataukah terdapat penyakit di dalamnya. Seperti misalnya, ketika Anda mendapati kram menstruasi yang terjadi cukup intens dan terasa begitu menyakitkan, bisa jadi hal itu disebabkan oleh penyakit. Penyakit tersebut bahkan bisa mempengaruhi kesuburan Anda. Karenanya, jika Anda mengalami nyeri tak biasa, berkonsultasilah ke dokter untuk mendapatkan obat nyeri haid yang tepat.

Obati Segera Penyakit-Penyakit Penyebab Nyeri Haid Ini!

Beberapa penyakit penyebab nyeri perut dengan periode abnormal di antaranya:

  1. Endometriosis. Tak hanya menyebabkan kram menstruasi yang hebat, endometriosis juga penyebab infertilitas, di mana jaringan yang biasanya melapisi uterus (endometrium), tumbuh di tempat-tempat di luar rahim.
  2. Fibroid rahim. Adalah massa jaringan abnormal yang tumbuh di dalam otot polos rahim, namun sifatnya hampir selalu non-kanker. Terkadang fibroid rahim dapat menyebabkan rasa sakit, menurunkan kualitas kesuburan wanita, dan mungkin meningkatkan risiko keguguran.
  3. Penyakit radang panggul yang juga dapat mempengaruhi kesuburan Anda. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi pada organ reproduksi yang mengarah pada pembentukan jaringan parut, yang terlihat seperti berselaput di antara ovarium, saluran tuba, dan rahim. Penyakit ini adalah penyebab paling umum dari tuba falopi yang tersumbat.
  4. Adenomyosis. Yaitu ketika endometrium tumbuh di dalam dan ke dalam otot rahim. Adenomyosis dapat memicu rasa nyeri yang berat dan menyakitkan.
  5. Nyeri dan kesuburan panggul, atau nyeri ovulasi. Ovulasi yang tidak normal bisa mengganggu aktivitas harian Anda, menyebabkan hubungan seksual yang menyakitkan, atau parah (bahkan ketika terjadi secara tiba-tiba), yang tentunya semakin menurunkan peluang Anda untuk hamil.