[Ulasan Film & Series] Norma: Antara Mertua dan Menantu

No comments

[Ulasan Film & Series] Norma: Antara Mertua dan Menantu

Masih ingat kisah tentang Norma Risma yang sempat viral beberapa waktu lalu? Dimana, suami yang dinikahinya justru main serong dengan ibu kandungnya sendiri. Kisah yang sempat menghebohkan jagat maya ini, akhirnya diangkat ke layar lebar dengan judul, “Norma: Antara Mertua dan Menantu“. Menariknya, yang berperan sebagai ibu kandung Norma di film ini adalah Wulan Guritno. Kebayang dong gimana reaksi netizen pas nonton film ini? hehe But, forget it, karena yang mau saya bahas kali ini adalah karakter yang diperankan Wulan Guritno di film ini, yakni Rina alias Ambu.

To be honest, saya nggak gitu ngikutin berita tentang Norma Risma yang sempat ramai saat itu. Saya hanya sekedar tahu tentang kisah perselingkuhan tak biasa diantara mertua dan menantu. But, untuk alasannya jujur saya pun baru tahu setelah nonton film ini. So, this is my spoiler.

Awal Perjumpaan Norma & Irfan

Kejadian ini tepatnya terjadi di Kota Serang, Banten. Norma sendiri bisa digambarkan sebagai sosok gadis desa yang sangat agamis. Kesehariannya ia habiskan sebagai guru ngaji di Masjid Agung Banten. Ia bahkan belum pernah berpacaran, dan anti bersentuhan dengan yang bukan mahram. Hari itu, ia dan ibunya Rina tengah mengikuti kajian dari Umi Pia. Dan inilah kali pertama Norma berkenalan dengan Irfan yang kemudian dinikahinya. Sosok pria, yang terlihat sopan dan cukup baik.

Awal Perjumpaan Norma & Irfan

Sebetulnya, hubungan ini sempat ditentang oleh Ambu (Rina). Entah apa alasannya, namun selama ini Norma memang dilarang untuk dekat-dekat dengan pria. Dan hubungan antara Ambu dan Abah pun bisa dibilang tidak baik-baik saja. Mereka hanya sebatas tinggal bersama, tanpa benar-benar saling mencintai. Namun karena kegigihan Irfan, mereka berduapun akhirnya direstui untuk menikah oleh Abah, meski tanpa restu dari Ambu.

Biduk Rumah Tangga Norma & Irfan

Biduk Rumah Tangga Norma & Irfan

Tak ada yang aneh dengan rumah tangga mereka berdua. Layaknya pasangan anyar, baik Norma maupun Irfan masih sama-sama terlihat sedang bucin satu sama lain. Namun meski masih tinggal seatap dengan anak dan menantunya ini, Ambu (Rina) nampaknya belum dapat sepenuhnya menerima kehadiran Irfan. Beragam cara yang dilakukan Irfan untuk melunakkan hati Ambu nampaknya sia-sia. Sampai akhirnya, Ambu mulai dapat menerima kehadiran Irfan dikeluarga mereka saat Norma & Irfan berinisiatif untuk membuatkan kedai Mie Ayam untuk Ambu. Yap, selama ini Ambu memang dikenal mahir membuat Mie Ayam dan sering menerima pesanan. Namun tidak cukup pede untuk berjualan. Ketulusan anak dan menantunya ini, akhirnya mulai melunakkan hati Ambu untuk menerima Irfan. Dan layaknya hubungan antara Ibu, anak dan menantu, hubungan mereka bertiga pun awalnya normal-normal saja. Ambu sibuk berjualan mie ayam dibantu oleh Bude Fitri (adik dari Abah), Norma sibuk mengajar di TPA, dan Irfan sibuk bekerja di perusahaan ritel. Irfan sesekali mampir kewarung Ambu membawa teman-temannya untuk mencicipi kelezatan mie ayam buatan mertuanya ini. Irfan bahkan kadangkala mampir ke kedai selepas bekerja untuk menjemput Ambu pulang. Dan inilah awal mula Ambu mulai menerima kehadiran Irfan, ia bahkan mulai menggunakan Lipstik pemberian Irfan saat berjualan. Mengetahui Lipstik pemberiannya dipakai, Irfan pun langsung memuji kecantikan Ambu. Ambu yang selama ini jarang menerima pujian, mulai menyukai anak ini. Namun belum ada hubungan apapun diantara keduanya.

Bukan Etni, Tapi Ambu

 

Bukan Etni, tapi Ambu

Hingga suatu hari, saat Irfan mengajak teman-temannya makan di kedai Ambu, Etni mantan pacar Irfan terlihat menggoda atasannya ini. Dan disitulah Norma mulai cemburu dengan suaminya. Namun bukannya berusaha menjelaskan pada Norma, Irfan justru mati-matian meminta Ambu percaya bahwa ia tidak menyelingkuhi anaknya. Puncaknya, saat hanya tinggal berdua dengan mertuanya di kedai. Irfan mulai mengutarakan perasaannya pada Ambu. Tentu, sebagai mertua Ambu pun awalnya menolak, bahkan berkali-kali menolak perasaan menantunya itu. Namun karena baru kali itu, Ambu merasa diperhatikan dan dicintai. Iapun tidak bisa bohong, bahwa didalam lubuk hatinya, ia memang mulai menaruh hati pada Irfan. Ia bahkan pernah dipergoki Abah sedang menciumi baju kerja Irfan saat sedang menyetrika pakaian. Hingga akhirnya, hati Ambu luluh juga. Dan hubungan terlarang diantara keduanya mulai terjalin.

Alih-alih berselingkuh dengan rekan kerjanya, Irfan justru berselingkuh dengan ibu mertuanya sendiri. Mereka bahkan kerap melakukan hubungan badan saat Norma tidak dirumah. Yap, Norma yang sebelumnya hanya menjadi guru ngaji, secara kebetulan juga mendapatkan panggilan untuk mengajar disebuah sekolah sebagai guru agama. Sehingga baik Irfan maupun Ambu punya banyak waktu untuk bersama. Yap, setiap jam istirahat siang Irfan selalu pulang kerumah, begitulah Ambu yang selalu menutup warungnya dan pulang kerumah untuk bercinta dengan menantunya ini.

Kecurigaan Bude Fitri

Kecurigaan Bude Fitri

Hingga lambat laun, hubungan mereka mulai terendus oleh Bude Fitri. Awalnya, Bude Fitri curiga bahwa Irfan berselingkuh dengan Etni dan kerap membawanya pulang kerumah. Namun betapa kagetnya ia saat tahu, bahwa yang menjadi wanita selingkuhan Irfan justru adalah kakak iparnya sendiri. Akhirnya, Ambu dan Irfan pun kepergok warga saat tengah berhubungan intim. Ironisnya, hari itu merupakan hari ulang tahun Irfan. Saat dimana Norma sebetulnya sudah menyiapkan sebuah kejutan untuk suaminya ini.

Akhir Kisah Cinta Antara Norma & Irfan

Bukan Etni, Tapi Ambu

Norma berulang kali bertanya pada suami dan ibunya ini, mengapa mereka berdua tega melakukannya? Namun tak ada satupun kata yang keluar dan mulut keduanya selain permintaan maaf. Sejak hari itu, Norma memilih untuk tinggal dirumah Budenya. Berulangkali Irfan mencoba menemuinya namun ia selalu menolak untuk bertemu. Karena malu atas tindakannya, Irfan pun akhirnya mengundurkan diri dari perusahaan tempatnya bekerja. Begitupun Ambu berhenti jualan Mie Ayam karena kedainya memang sempat diamuk masa yang geram dengan tindak asusila yang ia dan menantunya lakukan di desa mereka. Norma sejatinya, sempat berusaha mengampuni ibu dan suaminya ini. Bahkan setelah tahu kalau ibunya tengah mengandung anak dari suaminya, ia masih tetap merawat ibunya. Hingga suatu hari ia mendapati ibunya kembali melakukan hal terlarang itu lagi bahkan dalam kondisinya yang tengah hamil muda itu. Bahkan dihari yang sama, Norma tidak hanya memergoki suaminya pulang kerumah untuk menemui ibunya, tapi juga mendapati surat-surat yang hendak digunakan suaminya untuk mengurus perceraian.

Akhir Kisah Cinta Antara Norma & Irfan

Dengan dukungan dari Umi Pia, Bude Fitri, dan keluarga dari Abahnya. Norma pun akhirnya membawa masalah ini kejalur hukum. Hingga suami dan ibu kandungnya inipun akhirnya harus mendekam dipenjara. Yap, disinilah Norma akhirnya tahu bahwa selama ini ia bukanlah anak yang dikehendaki untuk lahir oleh Ibunya. Ambu bercerita bahwa saat itu, dirinya masih cukup belia namun dipaksa menikah oleh keluarganya dengan Abah. Tak ada cinta diantara keduanya, hanya ada keterpaksaan didalam diri Ambu untuk menikah dan memiliki anak dengan Abah. Dan yang paling menyakitkan, ditahanan, Ambu sempat berujar pada anak semata wayangnya ini, bahwa ia sudah berusaha untuk mencintai Norma, namun entah kenapa, ia tetap tidak bisa.

FYI,

Rihanah sendiri di vonis 8 bulan penjara, sedangkan Rozi 9 bulan penjara. Btw, Rihanah itu kalau di film adalah Rina dan Rozi itu Irfan. Dan setelah bebas pun, keduanya tetap membantah dan menyangkali segala tuduhan tentang perzinahan tersebut. Dan dari beberapa sumber berita yang saya tonton, Rihanah mengaku bahwa dirinya sudah lost contact baik dengan anaknya Norma, suaminya, hingga menantunya.

Artikel Lainnya

Bagikan:

Ferdinand

Dear GOD, Thank you so much for all Your stupid blessing to stupid people like me :)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.