Mengenal Lebih Jauh, Seni Tatah Sungging dari Kampung Berseri Astra Solo – Jawa Tengah

Kampung Berseri Astra Solo (Dukuh Butuh, Desa Sidowarno, Kec. Wonosari)
Kampung Berseri Astra Solo (Dukuh Butuh, Desa Sidowarno, Kec. Wonosari)

Tak banyak yang tahu kalau selama beberapa tahun terakhir ini, PT ASTRA INTERNATIONAL TBK secara berkelanjutan terus memberikan kontribusinya bagi kesejahteraan masyarakat diberbagai wilayah di Indonesia. Melalui program Kampung Berseri Astra, hingga saat ini, terhitung sudah 77 wilayah yang disambangi Astra guna diberikan pemberdayaan dan pembinaan, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan dan kewirausahaan.

Harapannya, melalui keempat pilar utama tersebut, kesejahteraan dan produktivitas masyarakat setempat dapat terus meningkat kearah yang lebih baik. Astra percaya bahwa jika keempat pilar utama tersebut dapat terpenuhi dengan baik, nantinya akan tercipta masyarakat yang cerdas, sehat, bersih, dan produktif, yang tentu saja akan berbanding lurus dengan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Seni Tatah Sungging (Kerajinan Wayang Kulit)
Seni Tatah Sungging (Kerajinan Wayang Kulit)

Dan wilayah Dukuh Butuh, Desa Sidowarno, Kec. Wonosari, menjadi satu diantara ketujuh puluh tujuh wilayah yang terpilih. Lantas apa sebetulnya keistimewaan dari wilayah yang satu ini?  Selama puluhan tahun Dukuh Butuh telah dikenal oleh masyarakat sekitar sebagai pusat kerajinan Tatah Sungging atau yang akrab kita kenal dengan istilah wayang kulit. Didesa ini, ada sekitar 70 pengerajin wayang kulit yang masih setia melestarikan seni Tatah Sungging ini. Sementara sisanya, lebih memilih untuk menjadi pengerajin mannequin dan buruh pabrik. Dan hal inilah yang sayangnya menjadi penghambat regenerasi pengerajin wayang kulit didesa ini. Banyak warga yang kini jauh lebih memilih untuk bekerja sebagai buruh pabrik dengan penghasilan bulanan yang menurut mereka jauh lebih pasti, ketimbang meneruskan jejak leluhur mereka untuk melestarikan seni pembuatan wayang kulit. Padahal Dukuh Butuh, jelas memiliki potensi yang amat besar untuk menjadi destinasi wisata budaya bagi para turis.

Hal inilah yang kemudian mendorong warga sekitar yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (Kube), untuk mengajukan desa mereka sebagai Kampung Berseri Astra (KBA). Harapannya, supaya dengan keikutsertaan mereka ini, minat anak muda setempat untuk turut melestarikan kerajinan wayang kulit ini dapat mulai bertumbuh. Dan setelah melalui empat kali survey dalam waktu yang berbeda. Mimpi mereka untuk menjadikan Dukuh Butuh, Desa Sidowarno, Kec. Wonosari sebagai Kampung Berseri Astra akhirnya terwujud.

Empat Pilar Program KBA Solo (Desa Sidowarno, Kec. Wonosari)

Pilar Pendidikan KBA Solo

Di sektor pendidikan, Desa Sidowarno telah memiliki 1 Play Group (PAUD), 5 Taman Kanak-Kanak, dan 3 Sekolah Dasar sebagai Infrastruktur penunjang pendidikan bagi warga sekitar. Beragam fasilitas pendidikan ini, diharapkan dapat memupuk kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan bagi anak-anak mereka, bahkan sejak usia sedini mungkin. Hal inilah yang mendorong PT Astra untuk terus memberikan kontribusi bagi wilayah ini, baik dalam hal sarana maupun prasarana penunjang pendidikan. PT Astra bahkan menyediakan beasiswa tahunan bagi anak-anak berprestasi di desa ini, supaya lebih semangat lagi untuk menimba ilmu.

Pilar Kesehatan KBA Solo

Sebulan sekali, para ibu-ibu muda di Desa Sidowarno berkumpul di posyandu untuk menimbang dan memantau perkembangan anak-anak mereka yang masih balita. Selain itu, ada juga pemeriksaan kesehatan bagi para lansia. Dan fasilitas Polindes, sebagai tempat persalinan terdekat. Melalui sarana dan prasarana tersebut kesehatan warga di Kampung Berseri Astra Solo (Desa Sidowarno, Kec. Wonosari) diharapkan dapat terus terpantau dengan baik. Dan untuk sektor ini, PT Astra biasanya mendatangkan para dokter muda atau mahasiswa kedokteran dari kampus sekitar untuk turut membantu memberikan penyuluhan kesehatan, sekaligus menggelar pemeriksaan kesehatan gratis yang rutin dilaksanakan setiap beberapa waktu sekali.

Pilar Lingkungan KBA Solo

Di sektor ini, PT Astra mengajak masyarakat untuk mengelola sampah rumah tangga mereka dengan baik, melalui Bank Sampah yang telah disediakan. Melalui bank sampah ini, masyarakat diharapkan dapat lebih peduli lagi tentang kebersihan lingkungan sekitar yang secara tidak langsung juga akan berdampak pada kesehatan mereka.  PT Astra pun terus mendorong keberlanjutan berbagai program desa yang selama ini telah berlangsung, seperti pengadaan jamban dan penyuluhan lingkungan.

Pilar Kewirausahaan KBA Solo

Pusat Kerajinan Wayang Kulit Dukuh Butuh
Pusat Kerajinan Wayang Kulit Dukuh Butuh

Wilayah Dukuh Butuh, Desa Sidowarno, Kec. Wonosari telah lama dikenal sebagai sentra pembuatan wayang kulit. Sejak tahun 1965, desa ini telah memasok ribuan wayang kulit bagi para dalang disekitar daerah tersebut. Dan sampai detik ini, terhitung ada sekitar 70 warga yang masih menggantungkan hidupnya pada kerajinan Tatah sungging ini. Jumlah yang setiap tahunnya tidak mengalami perubahan, tidak berkurang namun tidak juga bertambah. Hal inilah yang mendorong PT Astra memilih KBA Solo (Desa Sidowarno, Kec. Wonosari) sebagai Kampung Berseri Astra. Dengan adanya program ini, anak-anak muda dilingkungan sekitar diharapkan akan mulai tertarik untuk mempelajari Seni Kerajinan Wayang Kulit dengan sarana dan prasarana yang pengadaanya akan terus didukung oleh PT Astra.

Tentu saja ini bukan program yang hasilnya dapat langsung kita lihat secara instant. Namun paling tidak dengan adanya program ini, harapan besar warga setempat untuk mewujudkan desa wisata budaya dikampungnya dapat mulai terealisasi dalam waktu beberapa tahun mendatang. Syukur-syukur akan segera ada regenerasi pengerajin wayang kulit didesa ini, dan semakin banyak lagi anak-anak muda yang tertarik untuk mempelajari seni tatah sungging ini. Dan semoga akan ada lebih banyak lagi program sejenis Kampung Berseri Astra ini entah dari pihak manapun.

Leave a reply:

Your email address will not be published.