Norwegia: Indonesia Berhasil Menurunkan Emisi Hingga 17 Juta Ton CO2

Norwegia Indonesia Berhasil Menurunkan Emisi Hingga 17 Juta Ton CO2

Masih inget sama postingan saya yang ini: Papua, Paru-paru Dunia yang Harus Terus Kita Jaga!

Dipostingan itu, saya sempet bilang ~ kalo di mata dunia, Indonesia masih dianggap sebagai salah satu pusat paru-paru dunia. Karena dari hamparan hutan hujan tropis yang kita miliki di kawasan papua saja, Indonesia di prediksi memiliki 5,5 giga ton stok karbon yang mampu menurunkan emisi dunia.

Dan hari ini, hal itu terbukti!

Adalah Norwegia, yang beberapa waktu lalu turut mengakui hal tersebut. Selama rentang waktu 2016 hingga 2017, Indonesia dianggap telah menurunkan emisi hingga 17 Juta Ton CO2. Yang juga merupakan pencapaian terbaik Indonesia selama 10 tahun terakhir. Tentu, hal ini tak lepas dari peran serta pemerintah yang terus berupaya untuk mengurangi pengalih-fungsian hutan alias deforestasi. Dan berbagai pihak yang telah turut mengawal jalannya kebijakan ini.

Hal inilah yang kemudian membuat Norwegia memberikan 530 Juta NOK atau setara dengan USD 56 Juta, yang jika dirupiahkan dengan kurs saat ini, bernilai lebih dari Rp 800 Miliar, kepada pemerintah Indonesia. Wow… sebuah apresiasi yang cukup prestigious tentunya.

Bicara soal hubungan antar kedua negara. Indonesia dan Norwegia sendiri memiliki hubungan diplomatik yang cukup baik. Bahkan sejak tahun 2010. Kedua negara ini sepakat untuk menjalin kerjasama dalam hal penurunan emisi karbon. Dalam kesepakatan tersebut, Norwegia bersedia membayar USD 5/ton CO2 atau setara dengan Rp 72.475 untuk setiap ton emisi CO2 yang berhasil diturunkan oleh pemerintah Indonesia.

Hutan Papua, Indonesia

Dimana dana tersebut, akan dimanfaatkan oleh pemerintah Indonesia untuk me-revitalisasi lahan gambut, pembibitan untuk hutan mangrove, serta pemulihkan & penyelesaian berbagai masalah lingkungan di Indonesia. Karena hal utama yang dikejar oleh pemerintah, sebetulnya bukan hanya sekedar pengakuan internasional. Melainkan perwujudan dari tanggung jawab mereka pada seluruh elemen rakyat Indonesia.

Karena itulah, Indonesia tetap menghimbau Norwegia agar tetap ambil bagian dalam mendukung hal ini. Yakni dengan tidak melibatkan diri dalam pembiayaan proyek-proyek swasta yang dapat mengancam kelestarian alam Indonesia. Terlebih karena kesepakatan ini melibatkan tanggung jawab dari kedua negara.

Kerjasama ini sekaligus menandai hubungan diplomatik Indonesia – Norwegia yang telah terjalin selama 70 tahun.

Referensi:

https://www.regjeringen.no/no/aktuelt/noreg-betaler-530-millionar-for-redusert-avskoging-i-indonesia/id2722135/

Leave a reply:

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Site Footer

Sliding Sidebar

Categories

Arsip